 |
KeSEMaT UNDIP - My Blog
Bruguiera sexangula Ditanam di Media Agar!
|


 Semarang – KeSEMaTBLOG. Kantor kami, beberapa waktu yang lalu kedatangan buah Bruguiera asal Riau. Kami senang sekali, karena kali ini buah Bruguiera yang merupakan oleh-oleh dari salah seorang KeSEMaTER ketika melakukan kunjungan kerja ke Bandar Bakau Dumai ini, ternyata bukanlah Bruguiera yang umum ditemukan di Jawa. Bruguiera sexangula (begitulah namanya) merupakan jenis spesies mangrove yang sering ditemukan di luar Jawa, seperti di pulau Kalimantan dan Sumatera. Lihatlah foto di samping ini. Dua buah foto bagian atas, adalah bentuk buah B. sexangula yang telah matang dan siap dibibitkan. Ukuran buah matangnya memang kecil, hanya 2 cm saja panjangnya dengan diameter buah tak lebih dari 1 cm. Selanjutnya, dua buah foto di bagian bawahnya adalah buah-buah Bruguiera tersebut yang ditanam dengan menggunakan media agar. Sebelum menanam Bruguiera kami di dalam gelas-plastik air mineral, kami membeli media agar tersebut di sebuah toko di daerah Tembalang Semarang, yang kebetulan hanya berjarak tak kurang dari lima ratus meter dari Kantor, kami. Harganya sangat murah, hanya Rp. 1500,- saja, per bungkusnya. Media agar yang kami gunakan ini, awalnya berbentuk bola-bola kecil (hanya berdiameter tak kurang dari satu milimeter) berwarna-warni yang kemudian kami rendam kurang lebih empat jam di dalam air tawar, agar memperoleh ukuran agar yang sesuai dengan wadah yang digunakan. Setelah empat jam kemudian, media agar ini “membengkak” menjadi seukuran kelereng (lihat foto di atas, bagian bawah).
Setelah media agar siap, buah-buah Bruguiera diletakkan (ditanam) ditengahnya. Media agar ini terlihat unik, karena memiliki warna yang cukup beraneka, sehingga enak dipandang mata. Keuntungan lain yang bisa diperoleh dengan menggunakan media agar ini adalah kita dapat dengan mudah memindahkan wadah tersebut, tanpa perlu khawatir akan mengotori tempat peletakkannya. Selain itu, kita dapat menentukan sendiri tempat menanam sesuai dengan yang kita inginkan. Pemilihan tempat penanaman yang transparan akan menjaga keunikan media agar karena bisa lebih terlihat dan ternikmati.
Setelah satu minggu di media agarnya, akar-akar Bruguiera yang putih telah menampaknnya dirinya, dua sampai dengan tiga buah. Tak hanya itu, plumulanya juga mulai nampak muncul, walaupun belum sampai 1 cm. Penanaman beberapa buah “Bruguiera Dumai” ke media agar ini sebenarnya hanyalah uji coba dan perlakukan sementara, sebelum kemudian kami akan menanamnya ke lapangan di MECoK, Teluk Awur Jepara. Untuk penanamannya dalam jangka panjang, tentu saja kami tidak menyarankannya, karena bisa dipastikan mangrove tidak akan bisa tumbuh optimal di media yang seperti ini.
Bruguiera ini akan melengkapi spesies mangrove yang ada di MECOK kami. Kebetulan sekali, untuk B. sexangula, memang MECoK belum memilikinya. Kami berharap, dengan diimpornya B. sexangula dari Dumai, maka akan semakin memperkaya keanekaragaman koleksi di MECoK, demi mendidik masyarakat yang datang dan berkunjung ke sana. Semangat MANGROVER!
 
|
|
| February 8, 2010 | 7:02 AM |
|
|
 |
Lowongan Menjadi KeMANGTEER Mangrove Restoration 2010 di Kelurahan Trimulyo, Semarang
|


 Semarang - KeSEMaTBLOG. Dengan ini, diumumkan kepada masyarakat umum bahwa KeSEMaT membuka lowongan bekerja untuk mangrove sebagai KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) dalam program Mangrove Restoration (MANGRES) 2010 : Peringatan Hari Kehutanan, Hari Air dan Hari Bumi dengan Survei, Kampanye Simpatik, Penyuluhan dan Penyulaman Mangrove di Kelurahan Trimulyo, Semarang. Adapun latar belakang dari MANGRES 2010 adalah sebuah fakta bahwa ekosistem hutan mangrove merupakan komunitas tumbuhan pesisir yang memiliki manfaat sangat besar, antara lain sebagai daerah pemijahan jenis ikan tertentu, daerah asuhan ikan-ikan ekonomis penting, penyedia nutrien dan zat hara penting, serta fungsi fisik yang sangat besar seperti menjaga daerah pesisir dari abrasi. Secara umum, kondisi mangrove di Indonesia khususnya Pantai Utara Jawa berada dalam tingkatan yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi ekosistem mangrove yang ada di daerah pesisir Semarang, khususnya Kelurahan Trimulyo, telah rusak akibat abrasi dan pertambakan. Memperhatikan keadaan tersebut di atas, maka pada tahun 2007 dan 2008, KeSEMaT telah melakukan upaya rehabilitasi mangrove melalui program MANGRES 2008. Dalam program ini, KeSEMaT telah menanam sebanyak 6000 bibit mangrove di tahun 2007 dan 1500 bibit mangrove di tahun 2008, yang ditanam di Kelurahan Trimulyo, Semarang. Untuk melanjutkan program MANGRES 2007 dan 2008 tersebut, maka di tahun 2010 ini, KeSEMaT kembali mengadakan kegiatan MANGRES yang bertajuk MANGRES 2010, dengan inti kegiatan adalah penyulaman bibit mangrove yang telah rusak dan atau mati, untuk merehabilitasi kembali wilayah pesisir di Kelurahan Trimulyo, Semarang.
Tujuan dari MANGRES 2010 adalah untuk melakukan penyulaman bibit mangrove di lokasi penanaman mangrove program MANGRES 2007 dan 2008, dengan cara mengganti bibit mangrove yang telah mati dengan bibit mangrove yang baru. Selain itu, tujuan tambahan dari program mangrove ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya lingkungan khususnya ekosistem mangrove, memberikan pengetahuan peserta tentang tata cara menanam dan merehabilitasi mangrove dan melakukan penyulaman hasil penanaman MANGRES 2007 dan 2008. Selanjutnya, MANGRES 2010 terbagi menjadi beberapa acara, sebagai berikut di bawah ini.
1. Pendaftaran KeMANGTEER Pada tahap ini, KeSEMaT melakukan rekruitmen dan pendaftaran sukarelawan KeSEMaT, yang disebut sebagai KeMANGTEER. Pendaftaran KeMANGTEER, dimulai pada tanggal 8 Februari – 14 Februari 2010. Adapun sasaran utama KeMANGTEER adalah para mahasiswa dari organisasi mahasiswa se-Semarang dan masyarakat umum di seluruh Indonesia.
2. Technical Meeting (TM) TM akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2010 pukul 16.00 WIB – 18.00 WIB di Kantor KeSEMaT Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang Jawa Tengah, untuk memberikan informasi kepada para KeMANGTEER mengenai teknis MANGRES 2010 dan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh KeMANGTEER selama MANGRES 2010.
3. Survey Lokasi Survey lokasi diadakan pada tanggal 17 Februari 2010 agar para KeMANGTEER mengetahui lokasi penanaman mangrove yang terletak di Kelurahan Trimulyo, Semarang.
4. Kampanye Simpatik Kampanye Simpatik akan dilaksanakan pada tanggal 21 dan 25 Februari 2010 yang dilakukan oleh KeSEMaT dan KeMANGTEER dalam rangka untuk mengajak masyarakat luas agar lebih peduli dengan lingkungannya, dengan cara membagikan leflate, stiker dan bunga dari kertas koran. Kampanye ini, juga dilakukan dalam rangka memperingati hari-hari besar lingkungan seperti Hari Kehutanan (20 Maret), Hari Air Dunia (22 Maret) dan Hari Bumi (22 April).
5. Penyuluhan Masyarakat Penyuluhan ini dilaksanakan oleh KeSEMaT dalam rangka mengajak masyarakat agar dapat bekerja sama dalam melakukan penyulaman demi menjaga kelestarian lingkungan pesisir Kelurahan Trimulyo. Penyuluhan kepada masyarakat ini akan diselenggarakan pada tanggal 27 Februari 2010, mulai pukul 19.00 WIB – 22.00 WIB di salah satu rumah penduduk di Kelurahan Trimulyo.
6. Survei Bibit Mangrove Survei bibit mangrove dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2010 dengan tujuan untuk mengetahui kondisi bibit mangrove sebelum ditanam yang nantinya akan didistribusikan ke lokasi penyulaman. Survei dilakukan di lokasi pembibitan mangrove di Desa Surodadi Demak.
7. Distribusi Bibit Mangrove Distribusi bibit dilakukan pada tanggal 19 Maret 2010 sebelum dilakukan penyulaman, untuk mendistribusikan bibit mangrove dari tempat pembibitan yang berada di Demak ke lokasi penyulaman di Kelurahan Trimulyo Semarang. Distribusi bibit mangrove menggunakan media transportasi pengangkut berupa truk yang kemudian dipindahkan ke lokasi penyulaman dengan bantuan gerobak atau secara estafet antar KeMANGTEER.
8. Penyulaman Mangrove Tahapan ini, merupakan puncak pelaksanaan MANGRES 2010. Panitia dari KeSEMaT dan KeMANGTEER berkumpul di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Diponegoro (UNDIP) pada tanggal 20 Maret 2010, pukul 08.00 WIB. Acara kemudian akan dilanjutkan dengan penyuluhan mangrove, briefing dan perjalanan ke lokasi MANGRES 2010. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyulaman bibit mangrove, penutupan dan pembagian Sertifikat MANGRES 2010.
Persyaratan dan Peraturan Peserta 1. Program MANGRES 2010 adalah gratis. Calon Peserta MANGRES 2010 tidak akan dikenakan biaya apapun. 2. Peserta MANGRES 2010 adalah para mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Indonesia. 3. Pendaftaran calon Peserta MANGRES 2010 dimulai dari tanggal 8 Februari 2010 sampai dengan 14 Februari 2010. 4. Calon Peserta MANGRES 2010 dari Semarang dan sekitarnya, dipersilahkan untuk langsung mengisi Formulir Pendaftaran MANGRES 2010 di Kantor KeSEMaT, Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang Jawa Tengah INDONESIA. P. (024) 70527552 F. (024) 7474698 E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id. 5. Bagi para calon Peserta MANGRES 2010 yang berada di luar Semarang, Formulir Pendaftaran MANGRES 2010 dan Surat Pernyataan Kesanggupan KeMANGTEER, bisa diunduh di Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id. Pengiriman Formulir Pendaftaran MANGRES 2010, dan Surat Pernyataan Kesanggupan KeMANGTEER dikirimkan ke email KeSEMaT, yaitu kesemat@undip.ac.id dengan subject “KeMANGTEER MANGRES 2010.” 6. Peserta akan mendapatkan fasilitas berupa pin, sertifikat dan konsumsi pada saat acara penyulaman MANGRES 2010 pada tanggal 20 Maret 2010. 7. Akomodasi dan transportasi dibebankan sepenuhnya kepada para Peserta MANGRES 2010. 8. Peserta MANGRES 2010 dibatasi hingga 20 orang peserta. 9. Peserta MANGRES 2010 diwajibkan untuk mematuhi tata tertib dan jadwal kegiatan yang diberikan oleh Panitia MANGRES 2010. 10. Sertifikat MANGRES 2010 HANYA AKAN diberikan kepada Peserta MANGRES 2010 yang mengikuti acara Penyulaman Mangrove dan minimal 1 acara lainnya di rangkaian acara MANGRES 2010 (Survei, Kampanye Simpatik, Survei Bibit Mangrove, Distribusi Bibit Mangrove dan Penyuluhan Masyarakat). 11. Sertifikat MANGRES 2010 akan diberikan oleh Panitia MANGRES 2010 setelah acara Penyulaman Mangrove di Kelurahan Trimulyo, Semarang.
Demikian TOR ini dibuat. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kelestarian alam terutama pesisir pantai dan mangrove. Informasi selengkapnya mengenai MANGRES 2010 bisa diunduh langsung dalam (1) TOR MANGRES 2010, (2) Surat Pernyataan Kesanggupan KeMANGTEER 2010 dan (3) Formulir Pendaftaran MANGRES 2010 di bawah ini. Atas kerjasama semua pihak yang mendukung kegiatan ini, kami sampaikan terima kasih.
1. TOR MANGRES 2010 2. Surat Pernyataan Kesanggupan KeMANGTEER 2010 3. Formulir Pendaftaran MANGRES 2010
 
|
|
| February 8, 2010 | 1:02 AM |
|
|
 |
Pengumuman CAMaT Lolos Seleksi Tahapan Ujian Diklat Mangrove I KHKT 2010
|


 Semarang - KeSEMaTBLOG. Setelah melalui Tahapan Ujian DIKROVE I untuk menentukan para Calon Anggota KeSEMaT (CAMaT) Angkatan X, maka Panitia KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT) 2010 : Open Recruitment Anggota Baru KeSEMaT telah menetapkan para CAMaT yang lolos seleksi dan berhak mengikuti tahapan-tahapan KHKT 2010 selanjutnya, adalah sebagai berikut, di bawah ini. Demikian pengumuman ini dibuat, untuk dijadikan perhatian. KeSEMaT mengucapkan SELAMAT kepada para CAMaT yang diterima. Mengingat terbatasnya posisi jabatan yang terdapat di sembilan departemen KeSEMaT, maka bagi pelamar yang belum diterima, KeSEMaT mengharapkan Anda tidak berkecil hati dan apabila masih berkenan, Anda bisa melamar menjadi KeSEMaTER pada KHKT 2011, tahun depan. Semangat MANGROVER! 1. Arum Wahyuning Prita - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 2. Cahyadi Adhe Kurniawan - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 3. Dedi Edwin Satriaji - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 4. Fera Nur Idawasi S. - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 5. Fuad Ashari - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 6. Guntur Diantoro - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 7. Niharul Annas - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 8. Nur Hikmah - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 9. Rina Setyowati Sulistyoningrum - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 10. Tangguh Gilang Pradhana Wijanarko - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 11. Yuniar Andri Sulistyanto - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 12. Yunika Ayu Setya Wardhani - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009
Selanjutnya, para CAMaT diwajibkan untuk melakukan registrasi dan technical meeting (TM) KeSEMaTOUR 2010 yang akan dilaksanakan di Kantor KeSEMaT Semarang pada hari Rabu, 10 Februari 2010, pukul 16.00 – 18.00 WIB. Keterangan 1. Para CAMaT terpilih, diwajibkan datang tepat waktu dan berpakaian rapi dengan berkemeja ketika mengikuti TM KeSEMaTOUR 2010. 2. Para CAMaT terpilih diwajibkan membayar biaya KeSEMaTOUR sebesar Rp. 70.000,00 dan dibayarkan pada saat TM KeSEMaTOUR 2010. 3. Bagi para CAMaT yang tidak mengikuti TM KeSEMaTOUR 2010, DINYATAKAN GUGUR apabila ketidakhadirannya tanpa disertai konfirmasi dan tidak dapat mengikuti tahapan KHKT 2010, selanjutnya. 4. Demikian, pengumuman ini dibuat untuk dijadikan perhatian. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
 
|
|
| February 5, 2010 | 12:02 PM |
|
|
 |
Pengumuman CAMaT Lolos Seleksi Tahapan Diklat Mangrove I KHKT 2010
|


 Semarang - KeSEMaTBLOG. Setelah melalui Tahapan DIKROVE I untuk menentukan para Calon Anggota KeSEMaT (CAMaT) Angkatan X, maka Panitia KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT) 2010 : Open Recruitment Anggota Baru KeSEMaT telah menetapkan para CAMaT yang lolos dan berhak mengikuti tahapan-tahapan KHKT 2010 selanjutnya, adalah sebagai berikut, di bawah ini. Demikian pengumuman ini dibuat, untuk dijadikan perhatian. KeSEMaT mengucapkan SELAMAT kepada para CAMaT yang diterima. Mengingat terbatasnya posisi jabatan yang terdapat di sembilan departemen KeSEMaT, maka bagi pelamar yang belum diterima, KeSEMaT mengharapkan Anda tidak berkecil hati dan apabila masih berkenan, Anda bisa melamar menjadi KeSEMaTER pada KHKT 2011, tahun depan. Semangat MANGROVER! 1. Arum Wahyuning Prita - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 2. Cahyadi Adhe Kurniawan - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 3. Dedi Edwin Satriaji - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 4. Fera Nur Idawasi S. - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 5. Fuad Ashari - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 6. Guntur Diantoro - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 7. Niharul Annas - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 8. Nur Hikmah - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 9. Rina Setyowati Sulistyoningrum - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009 10. Tangguh Gilang Pradhana Wijanarko - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 11. Yuniar Andri Sulistyanto - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2008 12. Yunika Ayu Setya Wardhani - Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP Angkatan 2009
Selanjutnya, para CAMaT diwajibkan untuk mengikuti Ujian DIKROVE I yang akan dilaksanakan di Kantor KeSEMaT Semarang, dengan jadwal sebagai berikut, di bawah ini: 1. Kamis, 4 Februari 2010 Bagian I Pukul 16.00 WIB - 17.00 WIB: Arum Wahyuning Prita, Cahyadi Adhe Kurniawan, Fera Nur Idawasi S.
Bagian II Pukul 17.00 WIB - 18.00 WIB: Fuad Ashari, Rina Setyowati Sulistyoningrum, Yunika Ayu Setya Wardhani
2. Jumat, 5 Februari 2010 Bagian I Pukul 16.00 WIB - 17.00 WIB: Dedi Edwin Satriaji, Niharul Annas, Nur Hikmah
Bagian II Pukul 17.00 WIB - 18.00 WIB: Tangguh Gilang Pradhana Wijanarko, Yuniar Andri Sulistyanto, Guntur Diantoro
Keterangan 1. Para CAMaT terpilih, diwajibkan datang tepat waktu dan berpakaian rapi dengan berkemeja ketika mengikuti Ujian DIKROVE I. 2. Materi Ujian DIKROVE I akan diujikan dalam bentuk ujian tertulis serta ujian lisan (tanya jawab). 3. Materi Ujian tertulis berupa materi yang disampaikan pada saat tahapan Pembekalan dan DIKROVE I. 4. Sebelum Ujian DIKROVE I, para CAMaT diwajibkan mempresentasikan materi ujian dalam sebuah slide power point minimal 10 slide, yang mencakup keseluruhan materi yang diberikan dalam tahapan Pembekalan dan DIKROVE I, yaitu (1) Profil KeSEMaT yang tercakup dalam Buku Pedoman KeSEMaT (BPK), Undang-Undang Dasar KeSEMaT (UUDK) dan Undang-Undang KeSEMaT (UUK), (2) Pengertian Mangrove, (3) Identifikasi Mangrove, (4) Fungsi Mangrove, (5) Flora dan Fauna Mangrove, (6) Kebijakan Mangrove, (7) Metode Penelitian Mangrove, (8) Pembibitan dan Penanaman Mangrove, (9) Pemeliharaan Mangrove, (10) Teknik Pembuatan Proposal KeSEMaT dan (11) Teknik Lobbying. 5. Durasi Ujian DIKROVE KHKT 2009 adalah 60 menit, dengan perincian: 10 menit untuk ujian tertulis; 20 menit untuk presentasi materi; dan 30 menit untuk ujian lisan (tanya jawab). 6. Bagi para CAMaT yang tidak mengikuti tahapan Ujian DIKROVE I, DINYATAKAN GUGUR dan tidak bisa mengikuti tahapan KHKT 2010, berikutnya. 7. Demikian, pengumuman ini dibuat untuk dijadikan perhatian. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
 
|
|
| February 3, 2010 | 12:02 PM |
|
|
 |
Berita Diklat Mangrove I KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR 2010
|


 Semarang – KeSEMaTBLOG. Selama tiga hari, mulai dari tanggal 1 – 3 Februari 2010, para Calon Anggota KeSEMaT (CAMaT) terpilih telah menjalani Diklat Mangrove (DIKROVE) I sebagai salah satu tahapan lanjutan program penerimaan anggota baru KeSEMaT, yang bertajuk KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT) 2010. DIKROVE I diselenggarakan di Kantor KeSEMaT, mulai pukul 15.30 WIB – 20.00 WIB setiap harinya. Tujuan penyelenggaraan DIKROVE I ini adalah untuk mendidik para CAMaT tentang pengetahuan dasar mangrove yang meliputi (1) pengertian, (2) fungsi dan manfaat, (3) teknik identifikasi, (4) flora dan fauna, (5) pembibitan, penanaman dan penyulaman, (6) metode penelitian, (7) kebijakan dan peraturan dan (8) teknik pembuatan proposal dan lobbying. Pemateri yang membawakan kedelapan materi tersebut adalah para Alumni KeSEMaT yang tergabung di dalam Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) berikut jajarannya. Pemberian materi dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu hari dengan konsep diskusi panel dan tanya jawab. Selanjutnya, untuk lebih memperdalam mengenai materi yang diberikan, maka KeSEMaT juga membagikan empat buah buku sekaligus, yaitu Buku Pedoman KeSEMaT (BPK), Undang-Undang Dasar KeSEMaT (UUDK), Undang-Undang KeSEMaT (UUK) dan Buku DIKROVE I berjudul Mari Belajar Mangrove yang diproduksi oleh Departemen Perpustakaan KeSEMaT.
Selesai DIKROVE I, maka para CAMaT akan menjalani Ujian DIKROVE I yang akan dilaksankaan pada tanggal 4 - 5 Febuari 2010 dengan tujuan untuk menguji daya serap dan kompetensi masing-masing CaMaT akan materi yang telah disampaikan oleh KeSEMaTER mulai dari tahapan Pembekalan sampai dengan DIKROVE I.

|
|
| February 3, 2010 | 3:02 AM |
|
Latest Posts
Monthly Archive
Change Language
Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove
Filter By Type
Friends
Links
59732 views
|
 |