 |
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT Menyosialisasikan Mangrove REpLaNT 2009 ke Mahasiswa Ilmu Kelautan UNDIP
|
 Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 28 Juni 2009, KeSEMaT telah melakukan sosialisasi Mangrove REpLaNT (MR) 2009 kepada para mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan (JIK) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Sosialisasi dimulai pada pukul 09.30 WIB – 10.00 WIB. Pada kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Oky Yuripa Pradana (Anggota), Tutus Wijanarko (Anggota), Abdul Muis (Anggota), Afirman Karyono (Anggota), Hilyati Fajrina (Anggota) dan Aurora Hanifa. Sosialisasi dilakukan di ruang kuliah mahasiswa JIK UNDIP lantai III. Sosialisasi diawali dengan kata sambutan dari KeSEMaTERS yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi berupa informasi MR 2009. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tanya jawab seputar MR 2009, berikut tata cara pendaftarannya baik secara langsung maupun online di internet. Dalam kesempatan ini, para mahasiswa JIK UNDIP selaku tuan rumah, menyambut baik penyelenggaraan MR 2009 dan menyatakan kesanggupannya untuk berpartisipasi dalam MR 2009 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Juli 2009 di Teluk Awur, Jepara.

|
|
|
|
 |
KeSEMaT Menghadiri Sosialisasi PNPM M-KP DKP Semarang dan CV Nirmana di Tugurejo
|
 Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 29 Juni 2009, KeSEMaT menghadiri acara Sosialisasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM M-KP) yang diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemerintah Kota (PEMKOT) Semarang, bekerjasama dengan CV Nirmana Semarang selaku pihak Rekanan. Acara dilaksanakan di Kantor Kelurahan Tugurejo Semarang, mulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Pada kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Oky Yuripa Pradana (Anggota), Faradhian Fahmi (DP), Arief Marsudi Harjo (KAK) dan Aris Priyono (DK).
Sosialisasi diawali dengan kata sambutan dari Kepala Dinas DKP PEMKOT Semarang, Direktur CV Nirmana dan presentasi materi dari DKP PEMKOT Semarang dan CV Nirmana. Setelah presentasi selesai, acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan pembentukan kelompok kerja PNPM M-KP di wilayah Tugurejo, Semarang. Sosialisasi dihadiri oleh kurang lebih 30 orang warga Desa Tugurejo dan para tamu undangan.
Dalam kesempatan ini, KeSEMaT yang hadir selaku tamu undangan memberikan informasi kepada CV Nirmana mengenai kondisi mangrove di Tugurejo yang akan dijadikan daerah percontohan program nasional PNPM M-KP 2009. Sebuah penjajakan kerjasama bersama antara CV Nirmana dengan KeSEMaT sangat dimungkinkan terealisasi, untuk menyukseskan program PNPM M-KP 2009, ini.

|
|
|
|
 |
KeSEMaT dan ASTRA Semarang Melakukan Penanaman Mangrove di Desa Tapak, Semarang
|
 Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 27 Juni 2009, KeSEMaT dan FIF ASTRA Semarang, telah melakukan penanaman sebanyak 2000 bibit mangrove di Desa Tapak, Tugurejo - Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama antara FIF ASTRA Semarang dengan KeSEMaT. Turut serta dalam acara ini, yaitu perwakilan dari Yayasan BINTARI, kelompok tani nelayan dan petambak setempat, kelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Green Community) dan masyarakat setempat. Pada kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Indriatmoko (Presiden), Farhan Pramudito (MENPORSI), Abdul Rohman Zaky (MENDIKTAN), Oky Yuripa Pradana (Anggota), Yulia Ulfah (Anggota), Faradhian Fahmi (DP) dan Sapto Pamungkas (Alumni).
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan acara yang dibuka oleh Pimpinan dan Manajer FIF ASTRA, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari KeSEMaT, BINTARI dan masyarakat Desa Tapak. Acara selanjutnya adalah doa bersama dan pengarahan tata cara penanaman mangrove yang dilakukan oleh KeSEMaT diwakili oleh Sapto Pamungkas (Alumni), supaya dalam penanaman bibit mangrove bisa dilaksanakan dengan baik dan benar. Hal ini, tentunya dilakukan agar bibit mangrove yang ditanam bisa mempunyai kelulushidupan yang tinggi.
Jenis mangrove yang ditanam dalam acara ini yaitu Rhizophora mucronata dan R. apiculata. Penanaman dilakukan di sepanjang kanan-kiri sungai yang mengarah ke laut sepanjang kurang lebih lima ratus meter. Karena begitu banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara ini, yaitu sekitar tujuh puluhan peserta yang begitu antusias dalam melakukan penanaman, maka penanaman 2000 bibit mangrove dapat terselesaikan dalam waktu tiga jam, yaitu pukul 11.00 WIB.
Setelah penanaman selesai, acara dilanjutkan dengan istirahat, bersih-bersih dan makan bersama. Selesai istirahat, FIF ASTRA, KeSEMaT dan BINTARI menyempatkan diri untuk melakukan survei ke luar tambak mengarah ke pantai yang sudah hilang dengan menggunakan transportasi perahu yang telah disediakan oleh warga setempat. Survei ini dilakukan dalam rangka penjajakan kerjasama ke depan, antara tiga institusi ini, di masa mendatang.
Di dalam perjalanan menyusuri sungai menuju ke laut, terlihat tambak-tambak yang dahulunya tidak terendam oleh air laut sekarang sudah mulai terendam oleh air laut ketika pasang. Hal ini karena daerah tambak tak terlindungi dengan hutan mangrove sehingga gelombang laut dengan leluasa merendam dan merusak area pertambakan. Maka, program penanaman mangrove yang telah dilakukan ini, bertujuan untuk menanggulangi hal-hal tersebut, di atas.
Rekomendasi dari kegiatan ini adalah sebuah harapan agar lebih banyak lagi pihak-pihak swasta yang mau peduli terhadap lingkungan khususnya dalam hal penanaman dan pemeliharaan tumbuhan mangrove sehingga dapat mengatasi masalah-masalah lingkungan yang terjadi saat ini dan untuk yang akan datang. Acara diakhiri dengan foto bersama oleh FIF ASTRA, KeSEMaT, BINTARI, para peserta penanaman mangrove dan warga Desa Tapak, Tugurejo - Semarang.
 
|
|
|
|
 |
Abrasi Pantai Teluk Awur Jepara: 3 Meter Setiap Tahun!
|
 Jepara – KeSEMaTBLOG. Abrasi Pantai Teluk Awur Jepara: 3 Meter Setiap Tahun! Tentunya, kabar ini bukanlah isapan jempol belaka. Sebuah penghitungan telah dilakukan oleh para KeSEMaTERS dengan cara membandingkan peta topografi tahun 1963 dengan tahun 2001. Hasilnya, selama kurun waktu 38 tahun itu, didapatkan angka abrasi sebesar 110,23 meter. Dan, apabila angka ini dirata-rata, maka mulai dari tahun 1963 sampai dengan tahun 2001, abrasi yang telah terjadi adalah sejauh 2,9 (3) meter per tahun. Anda bisa bayangkan sendiri, pesisir pantai Teluk Awur Jepara itu, selama ini telah terkikis oleh abrasi selebar 3 meter per tahun. Sungguh, sebuah fakta yang sangat mengerikan! Padahal, di tempat ini, tumbuh berbagai flora dan fauna mangrove yang sangat penting demi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang masih tersisa di sana.
Untunglah, abrasi sebesar itu, dapat ditangkal dengan rapatnya perakaran vegetasi mangrove yang tumbuh lebat di sana, berkat program-program penanaman mangrove setiap tahun, yang dilaksanakan oleh KeSEMaT mulai dari tahun 2003 sampai dengan sekarang (2009). Kami tak bisa membayangkan, bagaimana jadinya apabila KeSEMaT tidak “mencuri start” untuk melakukan inisiasi penanaman mangrove massal di setiap tahunnya, yang melibatkan ribuan bibit dan ratusan orang. Maka, bisa jadi di tahun 2009 ini, kondisi pantai Teluk Awur Jepara itu, tak bisa lagi dinikmati keindahannya. Namun, untunglah hal yang tersebut terakhir ini, tidak pernah terjadi.
Namun begitu, sebenarnya kami sangat mengkhawatirkan kondisi akar-akar Rhizophora yang terletak di bagian paling depan, pantai Teluk Awur, itu. Kami lihat, akar-akarnya sudah banyak sekali yang patah dan “rontok,” terterjang gelombang laut yang sangat dahsyat. Kami berharap sembari terus berdoa, semoga saja, akar-akar mangrove “Rhizophora-depan” ini, bisa terus kuat dalam menahan hempasan ombak yang bertubi-tubi.
Dan, selain terus bekerja menanam ribuan bayi mangrove lagi di sekitarnya, kami juga terus memujaNya agar menumbuhkan “dengan cepat” ribuan batang-batang mangrove muda yang ada di belakang “Rhizophora-depan” supaya bisa membantunya dan siap menggantikannya dalam meredam gelombang dan membuat daratan baru, sewaktu-waktu ajal “Rhizophora-depan,” dijemput olehNya. Dengan demikian, harapan agar persentase abrasi yang 3 meter per tahun bisa dicegah lajunya, akan semakin besar dan besar, lagi. Amin. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Salam MANGROVER!
 
|
|
|
|
 |
KeSEMaT dan ASTRA Semarang Mendistribusikan Bibit Mangrove ke Desa Tapak Semarang
|
 Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 26 Juni 2009, KeSEMaT dan CSR ASTRA Semarang, telah melakukan pendistribusian bibit mangrove ke Desa Tapak, Semarang. Pendistribusian bibit mangrove ini, dilakukan dalam rangka persiapan program penanaman mangrove yang diinisiasi oleh ASTRA Semarang dengan pendampingan dari KeSEMaT, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2009, mulai pukul 08.00 WIB. Pendistribusian bibit mangrove dimulai pada pukul 08.00 WIB – 19.00 WIB. Pada kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Arief Marsudi Harjo (KAK) dan Dhira Kurniawan Saputra (Alumni). Sementara itu, dari pihak ASTRA, diwakili oleh Bapak Heru dan beberapa personil CSR ASTRA.
Pendistribusian bibit mangrove diawali dengan pembelian bibit mangrove jenis Rhizophora spp dan Avicennia spp, berikut ajirnya ke petani mangrove setempat, yang kemudian diikuti dengan pendistribusiannya dengan menggunakan dua buah mobil ke Desa Tapak, Semarang. Prosesi pendistribusian ini, tak hanya dilakukan oleh KeSEMaTERS dan CSR ASTRA saja, melainkan juga melibatkan masyarakat sekitar lokasi dan beberapa petani tambak di Desa Tapak.
Pelibatan masyarakat ini, dirasa sangat perlu oleh KeSEMaT, demi menjaga keberlangsungan dan kelulushidupan bibit-bibit mangrove setelah dilakukan seremonial penanaman yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2009. Direncanakan, pembukaan penanaman mangrove akan dihadiri oleh berbagai pihak seperti KeSEMaT, ASTRA, Yayasan BINTARI, para petinggi Desa Tapak, LSM setempat, para petani tambak Desa Tapak dan masyarakat sekitar.
 
|
|
|
Latest Posts
Monthly Archive
Change Language
Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove
Filter By Type
Friends
Links
169542 views
|
 |