 |
KeSEMaT UNDIP - My Blog
Pelajar SMP-pun ikut MR 2008!
|
 Tak disangka, tak diduga, perhelatan akbar yang digelar oleh KeSEMaT, yang bertajuk Mangrove REpLaNT (MR) 2008: Seminar Nasional, Penyuluhan, Pelatihan dan Penanaman Mangrove, telah diikuti banyak peserta dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negri Padang (UNP), Universitas Airlangga (UNAIR) dan lain-lain. Acara yang diadakan mulai tanggal 18 – 20 Juli 2008 ini, diikuti tak kurang dari 100 orang peserta dan panitia. Pada hari pertama, yaitu hari pemberangkatan dari Semarang ke Jepara, peserta berkumpul di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Dionegoro (UNDIP). Kemudian, dihari kedua, para peserta mengikuti Seminar Nasional (SEMNAS) bertema Forest for Rent, yang mendatangkan empat pembicara yaitu dari Departemen Kehutanan, Wetlands International Indonesia Programme, Pemerintah Kabupaten Jepara dan Praktisi Hukum UNDIP. SEMNAS ini merupakan salah satu acara dari seluruh rangkaian acara MR 2008. SEMNAS dimulai pagi hari hingga siang hari, kemudian pada sore hari acara dilanjutkan dengan Kuliner Mangrove, yang dipandu oleh Ibu-ibu dari LPP Mangrove Jakarta. Sesi ini, sengaja dimasukkan dalam rangkaian acara MR 2008, karena bisa memberikan pengetahuan baru bagi para peserta MR 2008, bahwa tumbuhan mangrove juga mengandung manfaat sebagai bahan pembuat kue.
Pada hari ketiga, yaitu puncak acara MR 2008, diadakan penanaman mangrove yang dilaksanakan pada tiga titik penanaman. Timbul pertanyaan, kenapa penanaman mangrove dilakukan di tiga tempat secara terpisah dan bukannya dilakukan pada satu tempat saja. Hal ini sengaja dilakukan, karena pada dasarnya lahan di sekitar bedeng persemaian mangrove yang dimiliki KeSEMaT, sebagian besar sudah terisi oleh tanaman mangrove. Lahan yang tersisa, hanyalah lahan – lahan kecil yang terpisah tempatnya. Hal inilah yang menyebabkan penanaman mangrove kali ini, dilakukan di tiga tempat secara terpisah.
Terlepas dari banyak keistimewaan MR 2008, yang membuatnya terasa lebih istimewa lagi adalah hadirnya dua peserta, yaitu Thomas dan Andre (lihat foto di atas, saat Andre dan Thomas foto bersama dengan KeSEMaTERS, di acara penanaman mangrove) yang ternyata masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Walaupun mereka tergolong masih kecil, mereka tidak merasa minder dengan para peserta lainnya yang kebanyakan adalah mahasiswa S1 dan S2. Bahkan, sewaktu akhir acara, keduanya sempat menyatakan kesan - kesan seru yang mereka dapatkan, selama mengikuti MR 2008. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan untuk menyelamatkan mangrove tidak mengenal usia. Baik masih kecil maupun sudah tua, asalkan ada keinginan dan niatan untuk menyelamatkan mangrove, pastilah hal itu bisa diwujudkan. Mari bersama kami, ikut menyelamatkan ekosistem mangrove, kita. SEKARANG!

|
|
|
|
 |
Mangrove REpLaNT 2008: Sukses besar!
|
Jepara, Jawa Tengah. Pada tanggal 18 - 20 Juli 2008, KeSEMaT sukses menyelenggarakan acara konservasi tahunannya bertajuk Mangrove REpLaNT (MR) 2008: Seminar Nasional, Penyuluhan, Pelatihan dan Penanaman Mangrove. MR 2008 diikuti oleh tak kurang dari 100 orang peserta dan panitia, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat seperti pelajar, mahasiswa (UI, UGM, UNDIP, UNNES, UNP, UNAIR, dan lain-lain), instansi pemerintahan, LSM, organisasi pecinta alam, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Seminar Nasional bertema Forest for Rent, mendatangkan pembicara dari Departemen Kehutanan, Wetlands International Indonesia Programme, Praktisi Hukum UNDIP, dan Pemerintah Kabupaten Jepara. Selanjutnya, dalam sesi Kuliner Mangrove, MR 2008 mendatangkan tenaga penyuluh makanan mangrove dari LPP Mangrove Jakarta.
Praktisi mangrove KeSEMaT juga memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai tata cara transek mangrove, tahapan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove serta pengetahuan mengenai tahapan melakukan proyek rehabilitasi di wilayah pesisir.
Mangrove yang ditanam dalam sesi penanaman adalah Avicennia marina, Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, dan Ceriops decandra. Total keseluruhan bibit yang ditanam adalah 2000 bibit.

|
|
|
|
 |
Pendaftaran Mangrove Conservation 2008 telah dibuka!
|
Semarang, Jawa Tengah. Setelah Mangrove REpLaNT (MR) 2008 dan Mangrove Restoration (MANGRES) 2008, KeSEMaT akan kembali mengadakan program mangrovenya yang lain, bertajuk Mangrove Conservation (MANGCON) 2008: Pengajaran dan Penanaman Mangrove dan Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengertian, penjelasan, pengetahuan dan informasi mengenai ekosistem mangrove sekaligus sebagai sebuah gerakan cinta laut kepada pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membersihkan pantai di pesisir Genuk, Semarang. Rangkaian MANGCON 2008 telah dilaksanakan selama bulan Juli dan awal Agustus 2008 berupa sosialisasi dan pengajaran tentang ekosistem mangrove dan pengelolaan sampah di sekolah-sekolah pesisir di Semarang (SMK 10 Perkapalan, SMA Sultan Agung, SMK Texmaco, SMA Al Fattah dan SMA Perdana), dan acara inti berupa bersih pantai dan penanaman mangrove akan dilaksanakan di SMA Sultan Agung pada tanggal 9 Agustus 2008. Acara bersih pantai dan penanaman mangrove akan diikuti oleh semua elemen masyarakat se-Semarang dan direncanakan akan dibuka secara langsung oleh Walikota Semarang. MANGCON 2008 - GBPL adalah hasil kerjasama antara KeSEMaT, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemerintah Kota Semarang dan LSM BINTARI. Syarat dan KetentuanSehubungan dengan pelaksanaan MANGCON 2008, dengan ini, KeSEMaT memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk bergabung dengan KeSEMaT sebagai volunteer (sukarelawan), di acara ini. Sukarelawan akan diterjunkan ke lapangan dan mengikuti keseluruhan rangkaian acara MANGCON 2008. Sukarelawan akan mulai terlibat pada saat (1) pendistribusian bibit, (2) pengajaran ke sekolah-sekolah, (3) penanaman bibit dan (4) penyulaman bibit mangrove. Fasilitas dan Syarat Pengambilan SertifikatPeserta MANGCON 2008 tidak dipungut biaya apapun (GRATIS). Peserta hanya dibatasi untuk 30 orang yang akan mendapatkan fasilitas berupa makan, minum, snack dan sertifikat. Sebagai catatan, sertifikat MANGCON 2008 akan diberikan oleh KeSEMaT kepada sukarelawan yang mengikuti minimal dua tahapan proses MANGCON 2008, di atas. Syarat PendaftaranBagi masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini, pendaftaran dibuka mulai tanggal 26 Juli - 5 Agustus 2008. Silahkan mengisi formulir dan mendaftarkan diri Anda ke Kantor KeSEMaT Semarang Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang. Bagi yang berada di luar Semarang, Anda bisa mendaftarkan diri Anda, melalui email KeSEMaT di kesemat@yahoo.com dengan subject: Registrasi MANGCON 2008, yang disertai dengan formulir pendaftaran. Silahkan mendownload formulir pendaftaran dan pamfletnya, di bawah ini. 1. Formulir Pendaftaran MANGCON 20082. Pamflet MANGCON 2008Technical Meeting dan Contact PersonTechnical Meeting akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2008 di Kantor KeSEMaT Semarang, Jl. Ngesrep Barat V/35 mulai pukul 15.30 WIB. Bagi yang ingin mendaftar dan atau kurang jelas, silahkan menghubungi langsung Saudara Handung Nuryadi (HANDUNG) di 0819 319 42 728. Buktikan jiwa konservasi Anda. Mari bersama selamatkan mangrove kita. Sekarang! 
|
|
|
|
 |
Pendaftaran Mangrove Restoration 2008 telah dibuka!
|
 Semarang, Jawa Tengah. Setelah Mangrove REpLaNT 2008, KeSEMaT akan kembali mengadakan program mangrovenya yang lain, bertajuk Mangrove Restoration (MANGRES) 2008: Penyuluhan, Penanaman dan Penyulaman Mangrove. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengertian, penjelasan, pengetahuan dan informasi mengenai ekosistem mangrove kepada pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan sebagai gerakan penanaman dan penyulaman bibit mangrove hasil program Mangrove Conservation 2007 - KeSEMaT, di pesisir pantai Genuk, Semarang. MANGRES 2008 akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 29 dan 30 Juli 2008. Kegiatan hari pertama adalah pendistribusian bibit mangrove ke lokasi penanaman. Selanjutnya, hari kedua akan diisi dengan kegiatan penyuluhan dan penanaman bibit mangrove. Seminggu kemudian, KeSEMaT akan kembali ke lapangan untuk memonitoring hasil penanaman yang telah dilakukan. Syarat dan KetentuanSehubungan dengan pelaksanaan MANGRES, dengan ini, KeSEMaT memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk bergabung dengan KeSEMaT sebagai volunteer (sukarelawan), di acara ini. Sukarelawan akan diterjunkan ke lapangan dan mengikuti keseluruhan rangkaian acara MANGRES. Sukarelawan akan mulai terlibat pada saat (1) pendistribusian bibit, (2) penyuluhan ke masyarakat, (3) penanaman bibit dan (4) penyulaman bibit mangrove. Fasilitas dan Syarat Pengambilan SertifikatPeserta MANGRES 2008 tidak dipungut biaya apapun (GRATIS). Peserta hanya dibatasi untuk 30 orang yang akan mendapatkan fasilitas berupa makan, minum, snack dan sertifikat. Sebagai catatan, sertifikat MANGRES 2008 akan diberikan oleh KeSEMaT kepada sukarelawan yang mengikuti minimal tiga tahapan proses MANGRES 2008, di atas. Syarat PendaftaranBagi masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini, pendaftaran dibuka mulai tanggal 14 Juli - 25 Juli 2008. Silahkan mengisi formulir dan mendaftarkan diri Anda ke Kantor KeSEMaT Semarang Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang. Bagi yang berada di luar Semarang, Anda bisa mendaftarkan diri Anda, melalui email KeSEMaT di kesemat@yahoo.com dengan subject: Registrasi MANGRES 2008, yang disertai dengan formulir pendaftaran. Silahkan mendownload formulir pendaftaran dan pamfletnya, di bawah ini. 1. Formulir Pendaftaran MANGRES 20082. Pamflet MANGRES 2008 Technical Meeting dan Contact PersonTechnical Meeting akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2008. Bagi yang ingin mendaftar dan atau kurang jelas, silahkan menghubungi langsung Saudara Muhamad Ikhsan Sri Hartadi (IKHSAN) di 0856 406 160 32. Buktikan jiwa konservasi Anda. Mari bersama selamatkan mangrove kita. Sekarang! 
|
|
|
|
 |
MC dan MR yang saling berkolaborasi
|
 Apa itu MC dan apa pula MR? Apa maksud KeSEMaT mengusung judul di atas. Seorang MC berkolaborasi dengan seorang MR? Apa maksudnya? Bagi sebagian masyarakat yang belum tahu, mungkin mereka akan menebak-nebak seperti, itu. Sebuah pertanyaan, “Apakah maksud Master of Ceremony (MC) berkolaborasi dengan seorang Mister (MR) alias bule dari luar negeri?” mungkin juga terlintas dalam benak mereka. Tapi, ternyata maksud kami bukan seperti itu. MC bukan seorang pembawa acara melainkan Mangrove Cultivation. Selanjutnya, MR juga bukan seorang turis asing tetapi Mangrove REpLaNT. MC dan MR, keduanya adalah program-program konservasi mangrove yang diciptakan oleh KeSEMaT dan nampaknya kini mulai populer dan begitu membumi di masyarakat.
Sebelum membahas lebih lanjut tentang kolaborasi MC dan MR, kami persilahkan Anda untuk melihat foto persemaian bibit mangrove di atas. Inilah kondisi terakhir bibit-bibit mangrove yang telah ditanam oleh para peserta dan relawan MC 2008: Seminar, Penyuluhan dan Pembibitan Mangrove yang telah diselenggarakan oleh KeSEMaT pada tanggal 14 - 16 Maret 2008, yang lalu.
Foto ini diambil oleh KeSEMaT pada tanggal 10 Juli 2008. Terlihat jelas bahwa kelulushidupan bibit mangrove mencapai seratus persen, dimana tak satupun ditemui bibit mangrove yang mati. Semua bibit mangrove tumbuh dengan baik. Keberhasilan ini tak lepas dari program pemeliharaan yang telah benar yang dilakukan oleh para KeSEMaTERS. Memang, setelah semua peserta dan relawan MC 2008, meninggalkan Teluk Awur Jepara dalam sebuah acara seremonial pembibitan mangrove bernama MC 2008, para KeSEMaTERS sendiri yang kemudian menjaga dan memelihara bayi-bayi mangrove, ini. Hasilnya? Tak perlu banyak komentar, lihatlah foto di atas.
Terlihat Ceripos decandra, Ceripos tagal, Rhizophora apiculata dan Rhizophora mucronata tumbuh dengan sangat baik di usianya yang menginjak empat bulan , ini. Dengan total bibit kurang lebih 3000-an, pada tanggal 18 - 20 Juli 2008 nanti, “gantian” para peserta dan relawan MR 2008-lah yang akan mengambil alih dan melanjutkan tongkat estafet para relawan dan peserta MC 2008, untuk menanam bibit-bibit mangrove tadi ke sebuah acara tahunan dengan konsep Seminar Nasional, Pelatihan, Penyuluhan dan Penanaman Mangrove.
Nah, dalam koridor seperti inilah, pada akhirnya Anda tahu bahwa judul di atas sangatlah relevan. Sebuah kolaborasi yang indah, telah terjadi antara MC dan MR. Sebuah konsep dan usaha konservasi mangrove yang kontinyu, telah bagus sekali diperlihatkan oleh sekelompok generasi muda yang peduli dengan ekosistem mangrove-nya, ini. MC, sebuah program pembibitan mangrove yang telah berlalu empat bulan yang lalu, langsung disambut dengan MR, yang merupakan kegiatan penanaman mangrove.
KeSEMaT, dalam hal ini sebagai lembaga yang menginisiasi dan memfasilitasi, kiranya telah memberikan contoh yang bagus sekali kepada masyarakat luas, bahwa sebuah kontinyuitas adalah wajib hukumnya, apabila kita ingin melakukan pekerjaan di daerah pesisir. Tentunya, sekali lagi, hal ini dilakukan demi kelestarian ekosistem mangrove ini, di masa mendatang. Ayo bantu KeSEMaT, menyelamatkan ekosistem mangrove kita. Sekarang!

|
|
|
Latest Posts
Monthly Archive
Change Language
Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove
Filter By Type
Friends
Links
169530 views
|
 |