TIGblogs TIG | TIGblogs GROUP TIGBLOGS LOGIN SIGNUP
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT UNDIP - My Blog
« previous 5


Mari Selamatkan Mangrove Kita dengan Hati!

Semarang - KeSEMaTBLOG. Untuk bisa menyelamatkan ekosistem mangrove kita yang semakin hari semakin lebar wilayah kerusakannya, biasanya para petinggi kita, yang memiliki banyak dana, akan melakukannya dengan membeli bibit mangrove berjumlah puluhan ribu untuk kemudian ditanam di sebuah daerah yang terkena abrasi. Dengan hanya mengejar jargon “Semakin banyak bibit mangrove yang ditanam, maka akan semakin bagus pula image kita di mata orang lain,” belaka, mereka sangat bangga dengan program penanaman mangrovenya itu, sehingga terkadang melupakan aktivitas pemeliharaannya.

Setelah penanaman, puluhan ribu bibit mangrove yang baru saja ditanam itu seringkali banyak yang mati, karena tidak terurus dengan baik, akibat dari “tidak berdayanya” kelompok tani di sekitarnya yang hanya berjumlah puluhan saja, namun harus “dipaksa” untuk memelihara puluhan ribu bayi mangrove, itu.

Untunglah, kami tidak melakukan hal yang demikian. Karena keterbatasan kami ini, kami pada akhirnya hanya mampu memberikan hati kami saja, dalam turut serta menyelamatkan mangrove kita dari kepunahannya. Bagaimana caranya (?) Caranya gampang, kami hanya menyisihkan uang jajan kami yang setiap bulan masih saja diberikan oleh orang tua kami.

Secara bahu membahu, kami membiayai program-program mangrove kami, secara mandiri. Memang, untuk kelestarian mangrove di masa mendatang, kami tak takut untuk mengeluarkan sedikit uang kami, demi membantu mereka keluar dari keterpurukannya.

Memang, kami tidak mampu untuk membeli bibit puluhan ribu batang bibit mangrove, pun kami juga tak mungkin untuk bisa mendatangkan banyak petinggi negeri ini, untuk bersedia datang di acara seremonial penanamannya. Tapi, walaupun begitu, kami mampu melakukan program pemeliharaan mangrove kami dengan sangat menakjubkan. Hal terakhir inilah yang kiranya menjadi senjata andalan kami, sehingga kami pada akhirnya mampu membangun pusat pendidikan mangrove bernama MECoK (Mangrove Education Center of KeSEMaT), di sebuah desa kecil di Jepara, bernama Teluk Awur.

Di MECoK, kami mempraktekkan secara langsung konsep gerakan moral mangrove kami, yaitu sebuah konsep rehabilitasi mangrove yang tumbuh dan berkembang dari hati kami tanpa mengharapkan imbalan apapun seperti honor ataupun gaji sehingga gerakan mangrove kami datangnya murni dari bawah dan bukannya inisiasi pemerintah.

Selanjutnya, kami tak pernah menanam hingga puluhan ribu bibit mangrove yang pada akhirnya membuat kami kewalahan dalam melakukan pemeliharaannya. Sebaliknya, setiap kali program penanaman mangrove kami jalankan, maka kami hanya menanam kurang lebih 3500 sampai dengan 5000 bibit mangrove saja. Lalu, setelah ditanam, bibit-bibit mangrove itu, di setiap minggunya terus saja kami pelihara. Sampai dengan sekarang, dari 3500 bibit mangrove itu, sudah beranak pinak menjadi jutaan pohon mangrove baru.

Kesimpulannya, kami memang sengaja untuk hanya menanam sedikit saja dan memperbanyak memeliharanya sehingga kelulushidupan bibit-bibit mangrove kami bisa mencapai hasil yang maksimal. Hal inilah yang kiranya sulit diraih apabila yang terjadi adalah konsep yang sebaliknya. “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit,” itulah sebuah pepatah yang bisa disematkam kepada konsep gerakan moral kami.

Hati kami, itulah yang coba kami berikan kepada mangrove. Maka, disaat ratusan bibit mangrove yang telah kami tanam diterjang gelombang, mangrove tak perlu menunggu terlalu lama untuk bisa mendapatkan perhatian dan hati kami. Dengan hati yang ikhlas, kami segera bertindak cepat, dengan cara menyisihkan uang jajan kami kembali, untuk kemudian membeli bambu untuk ajir, menggenjot motor kami ke MECoK, mengambil ribuan bibit mangrove baru dan bergegas ke lokasi kerusakan, untuk mengganti bibit-bibit mangrove yang mati dengan bibit-bibit mangrove yang baru.

Hal seperti ini, tentunya tak mungkin dilakukan oleh petinggi kita di atas sana, yang apabila menemui hal yang serupa ini, maka mereka harus menganggarkan terlebih dahulu dananya, untuk kemudian baru tahun depan dan depannya lagi dan tahun depannya lagi dan tahun depannya lagi, baru bisa terlaksana program penggantian bibit-bibit mangrovenya. Konsep rehabilitasi seperti ini, tentu saja konsep rehabilitasi bukan dengan hati tetapi dengan money. Sedihnya, konsep rehabilitasi seperti inilah yang banyak terjadi di negeri ini.

Kami kadang berandai-andai. Kapankah sebuah gerakan mangrove seperti yang telah kami lakukan ini, yang datangnya murni dari komunitas kami sendiri dan bukannya inisiasi dari petinggi negeri, konsep dan pelaksanaannya bisa mendominasi (?). Apabila di masa mendatang, hal ini bisa terjadi di setiap titik kerusakan mangrove di Indonesia, maka masa depan mangrove tentunya akan bisa semakin cerah lagi. Mari, selamatkan mangrove kita dengan hati! Salam MANGROVER!

August 30, 2009 | 9:08 AM Comments  0 comments

Tags:


Pameran Mangrove KeSEMaT di Program Penerimaan Mahasiswa Baru FPIK UNDIP

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 25 Agustus 2009, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB, bertempat di halaman Kampus Jurusan Ilmu Kelautan (JIK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tembalang, KeSEMaT mengadakan pameran mangrove yang ditujukan untuk mahasiswa baru, di fakultas tersebut.

Dalam kesempatan ini, KeSEMaT menggelar berbagai jasa dan produk mangrove serta menginformasikan berbagai program rehabilitasi mangrove untuk memperkenalkan mangrove dan KeSEMaT kepada mereka. KeSEMaT diwakili oleh para KeSEMaTERS yang dikoordinatori oleh Sdr. Indriatmoko (Presiden). Selain untuk tujuan di atas, pameran mangrove yang diselenggarakan oleh KeSEMaT ini, berfungsi sebagai salah satu upaya KeSEMaT untuk mengkampanyekan mangrove berikut upaya rehabilitasinya ke komunitas muda, sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam pameran mangrove yang dihadiri tak kurang dari 300 orang mahasiswa baru ini, para KeSEMaTERS juga membagikan berbagai brosur dan memutarkan puluhan film mangrove produksi KeSEMaT dan para mitra kerjanya.

August 27, 2009 | 11:08 AM Comments  0 comments

Tags:


Presentasi KeSEMaT di PMB FPIK UNDIP Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 27 Agustus 2009, KeSEMaT yang diwakili oleh Sdr. Farhan Pramudito (MENPORSI), Sdr. Tutus Wijanarko (Angggota), Sdr. Radich Arief (Anggota), dan Sdr. Afirman Karyono (Anggota) telah melakukan presentasi tentang mangrove dan profil KeSEMaT dihadapan 200 orang mahasiswa baru di lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP).

Presentasi mangrove ini diadakan di Ruang Kuliah Kampus FPIK UNDIP Tembalang – Semarang, mulai pukul 13.00 WIB – 14.00 WIB dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di kalangan FPIK UNDIP.

Presentasi mangrove KeSEMaT dibawakan oleh Sdr. Farhan Pramudito (MENPORSI) dengan format presentasi dan tanya jawab langsung kepada para mahasiswa baru sehingga berlangsung cukup komunikatif. Presentasi KeSEMaT dalam PMB FPIK UNDIP ini, sekaligus sebagai sebuah upaya dari KeSEMaT untuk memperkenalkan ekosistem mangrove di kalangan generasi muda terutama kepada para mahasiswa baru FPIK UNDIP, agar pengetahuan dan informasi mengenai mangrove bisa semakin tersebar ke komunitas yang lebih luas lagi.

August 27, 2009 | 10:08 AM Comments  0 comments

Tags:


Rapat KeSEMaTCOMPETITION 2009

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 25 Agustus 2009, bertempat di Kantor KeSEMaT Semarang, para KeSEMaTERS yang dipimpin oleh Sdr. Radich Arief (Anggota), telah mengadakan rapat pendahuluan untuk program KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009. KC 2009 tahun ini, dilaksanakan dengan menyelenggarakan sebuah Lomba Penulisan Artikel Mangrove Tingkat SMA dan SMK se-Indonesia. Rapat yang dimulai pada pukul 11.00 WIB – 14.00 WIB ini, membicarakan mengenai konsep acara dan implementasi KC 2009.

KC 2009: Lomba Penulisan Artikel Mangrove Tingkat SMA dan SMK se-Indonesia, yang akan memperebutkan sebuah trophy dan beragam hadiah ini, direncanakan akan mulai dibuka pendaftarannya, dalam beberapa hari mendatang. Tujuan utama penyelenggaraan KC 2009 adalah untuk mengetahui seberapa besar informasi mangrove telah terserap di kalangan generasi muda, khususnya para siswa/siswi SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Harapan ke depannya, setelah mengetahui hasilnya, maka KeSEMaT akan merancang sebuah pengembangan strategi dalam upayanya meningkatkan kampanye mangrove ke kalangan generasi muda bangsa.

August 27, 2009 | 10:08 AM Comments  0 comments

Tags:


Hasil Workshop Mangrove Yayasan BINTARI dan KeSEMaT di Tugu Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 26 Agustus 2009, Yayasan BINTARI bersama dengan KeSEMaT, telah melakukan workshop mangrove, yang bertempat di rumah salah seorang warga di Kecamatan Tugu. Workshop mangrove ini, diselenggarakan dalam rangka tindak lanjut proyek Mitigasi Dampak Pemanasan Global, hasil kerjasama Yayasan BINTARI, FoE Jepang dan KeSEMaT.

Workshop dimulai pada pukul 16.00 WIB – 19.00 WIB. Dalam kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Dr. Rudhi Pribadi (Pembimbing), Sdr. Aris Priyono (DK), Sdr. Arief Marsudi Harjo (KIKAMaT), Sdr. Indriatmoko (Presiden) dan Sdr. Farhan Pramudito (MENPORSI). Sementara itu, dari Yayasan BINTARI, dikoordinatori oleh Sdr. Abdul Roviq (Programme Manager).

Workshop dihadiri oleh kurang lebih 20-an warga, yang terdiri dari dua kelompok tani dari Desa Tapak dan Tugurejo. Dalam kesempatan ini, Yayasan BINTARI dan KeSEMaT mencoba untuk menggali lebih dalam lagi, semua permasalahan yang dikeluhkan oleh warga di kedua desa tersebut, dengan tujuan untuk mengatasi solusinya secara bersama. Workshop diakhiri dengan sebuah kesimpulan berupa implementasi proyek penanaman mangrove dan pembangunan pemecah gelombang, yang akan dilaksanakan beberapa bulan mendatang.

August 27, 2009 | 10:08 AM Comments  0 comments

Tags:


« previous 5


KeSEMaT's Profile

KeSEMaT's Friends


Latest Posts
Mari Bersama...
MANGROVER, Ayo Terus...
Press Release,...
KeSEMaTER Gathering di...
KeSEMaT Hadiri Ulang...

Monthly Archive
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
June 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
November 2011
December 2011
January 2012
February 2012

Change Language


Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove

Filter By Type
Travel
Topics

Friends
Abdullah Ali Hbahbeh
Adam MacIsaac
Anita
Bhattarai Ganga
Bhuwan
Christopher Walter
Damian Profeta
Dave Matthews
Diogo Andre
GSimon
harya
Michael Furdyk
Mohamed Elkashash
saevul amri
Shakti

Links
KeSEMaTPORTAL


169535 views
Important Disclaimer