TIGblogs TIG | TIGblogs GROUP TIGBLOGS LOGIN SIGNUP
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT UNDIP - My Blog
« previous 5


KeSEMaT Menerima Penghargaan dari Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 28 September 2009, KeSEMaT menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Danamon Young Leaders Awards (DYLA) 2009 dan Kenang-kenangan Program Uncovering The Fabalous Mangrove (PUTFM), dari Ketua Pelaksana DYLA 2009 yang sekaligus adalah Project Manager PUTFM, yaitu Sdri. Nor Rofika Hidayah.

DYLA 2009 dan PUTFM, masing-masing telah dilaksanakan secara berturut-turut di Teluk Awur Jepara, pada tanggal 6 – 7 Agustus 2009 dan Muara Angke, Jakarta Utara, pada tanggal 15 Agustus 2009. Penyerahan LPJ dan Kenang-kenangan, dilakukan di Kantor KeSEMaT pada pukul 20.00 WIB.

Dalam kesempatan ini, Sdr. Fandi yang ditunjuk sebagai perwakilan dari Sdri. Nor Rofika Hidayah, menyerahkan LPJ dan Kenang-kenangan kepada Sdr. Oky Yuripa Pradana (Anggota), selaku perwakilan dari KeSEMaT. DYLA 2009 dan PUTFM adalah dua buah program mangrove yang telah dilaksanakan sebagai hasil kerjasama antara salah seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Jakarta dengan KeSEMaT.

September 29, 2009 | 9:09 AM Comments  0 comments

Tags:


Hasil Sosialisasi KC 2009 ke Pelajar SMAN 5 Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 28 September 2009, para KeSEMaTERS kembali melakukan pengajaran mangrove dan sosialisasi KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009: Lomba Penulisan Artikel Mangrove Tingkat SMA dan SMK se-Indonesia. Pengajaran mangrove dan sosialisasi KC 2009 ini, dilakukan di SMAN 5 Semarang, mulai pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB. Dalam kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Sdr. Faradhian Fahmi (DP), Sdr. Indriatmoko (Presiden), Sdr. Abdul Rohman Zaky (MENDIKTAN) dan Sdr. Radich Arief Nugroho (Anggota). Acara dilakukan di Aula SMAN 5 Semarang, yang diikuti oleh kurang lebih 200 orang siswa/siswi kelas 3.

Pada saat melakukan sosialisai KC 2009, para KeSEMaTERS menjelaskan mengenai tema KC 2009, sub tema, cara pendaftaran, teknik penulisan dan lain sebagainya. Sosialisasi KC 2009 ke SMAN 5 Semarang ini merupakan sosialisasi KC 2009 yang kesekian kalinya, setelah sebelumnya para KeSEMaTERS juga melakukan hal yang sama di SMAN 3 Semarang dan SMA DON BOSCO Semarang. Selanjutnya, setelah melakukan sosialisasi di SMAN 5 Semarang, direncanakan dalam minggu ini, KeSEMaT juga akan mengunjungi SMAN 2 Semarang untuk melakukan pengajaran mangrove dan sosialisasi KC 2009, di SMAN itu.

September 28, 2009 | 7:09 AM Comments  0 comments

Tags:


Bantu KeSEMaT Mendaftar Produk Makanan dan Minuman yang Patut Diberikan Sertifikasi MangroveSafe!

Semarang - KeSEMaTBLOG. Setujukah Anda, bila Terasi Udang (TU) yang fotonya ada di samping ini, ada Sertifikasi MangroveSafe (SMS)-nya? Di samping ini adalah TU, yang beberapa waktu lalu sempat kami temukan di sebuah pusat perbelanjaan terkenal di Semarang. TU ini dijual per 20 sachet, dengan berat masing-masing sachet adalah 5 gram. Sewaktu kami cek tentang sertifikasinya, maka produk ini telah tersertifikasi halal dari MUI.

Tak ada yang aneh, memang . Namun demikian, bagi kami yang memiliki kepedulian akan kelestarian mangrove, udang sebagai bahan baku TU adalah sebuah permasalahan, bagi kami. Seharusnya, TU tak hanya mencantumkan sertifikasi halal dari MUI tetapi juga mendapatkan Sertifikasi MangroveSafe (SMS) dari KeSEMaT.

Bagi Anda yang belum mengetahui mengenai SMS ini, konsep dasarnya telah banyak diciptakan oleh salah seorang pendiri KeSEMaT, yaitu Bapak Aris Priyono, dan telah dipublikasikan oleh KeSEMaT di dalam Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id. Silahkan berkunjung ke sana, apabila Anda ingin mengetahui apa dan bagaimana konsep SMS itu, sebenarnya.

Sebagai informasi, SMS yang ada di TU, secara sederhana akan menerangkan kepada masyarakat umum bahwa dalam memproduksi TU, berarti sang produsen telah berlaku adil kepada mangrove, yaitu dengan cara memberikan kompensasi yang baik kepada mangrove dengan cara menanami pertambakannya dengan mangrove sebagai ganti atas lahan mangrove yang telah dikorbankannya untuk pertambakan udang sebagai bahan pembuat terasi udang.

Selanjutnya, mengenai pertanyaan masyarakat, apakah benar bahwa udang sebagai bahan pembuat TU diproduksi di pertambakan, sehingga TU layak diberikan SMS, maka tentu saja bisa dibenarkan. Sebuah pelatihan tentang pembuatan terasi oleh salah seorang petani tambak di pesisir Jawa Tengah, telah mengindikasikan bahwa terasi, yang bahan utamanya adalah udang-laut-rebon, ternyata kemudian juga dicampurkan dengan “bahan-bahan lainnya” yang ada di dalam pertambakan. Jadi, intinya, TU adalah produk yang patut “diwaspadai” untuk dikenai pasal SMS karena di dalam pembuatannya sangat erat kaitannya dengan gelagat perusakan mangrove oleh manusia.

Sejatinya, memang tak hanya TU saja yang harus dikenai pasal SMS. Produk-produk pertambakan lainnya yang tidak ramah mangrove, adalah wajib hukumnya untuk “ditempeli” dengan SMS. Hal ini dilakukan, dengan tujuan untuk mencegah kepunahan mangrove di masa depan. Maka, dalam kesempatan ini, KeSEMaT mengajak Anda sekalian untuk turut serta berperan aktif menyukseskan SMS, dengan cara mulai mencermati setiap produk-produk di supermarket, yang sekiranya patut diberikan SMS di kemasannya, dan memberitahukannya kepada KeSEMaT. Mari bersama, selamatkan ekosistem mangrove kita. Sekarang!

September 22, 2009 | 4:09 AM Comments  0 comments

Tags:


KC 2009: Kisah Pencarian Artikel Mangrove Inspiratif Inisiasi Pelajar SMA dan SMK se-Indonesia

Semarang - KeSEMaTBLOG. Di saat para mahasiswa di universitas kami, yaitu Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Jawa Tengah dan atau juga mungkin di universitas lainnya di Indonesia, sudah menyelesaikan jadwal kuliah terakhirnya semenjak beberapa hari yang lalu, kami para KeSEMaTERS, masih saja bandel untuk memutuskan tetap bekerja di Kantor KeSEMaT yang bersahaja.

Jadwal libur di kantor kami, yang ditetapkan satu hari sebelum Idul Fitri 1430 H, telah memberikan kami waktu yang cukup untuk bekerja demi mangrove, yaitu mempersiapkan pelaksanaan KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009: Lomba Penulisan Artikel Mangrove Tingkat SMA dan SMK se-Indonesia.

Maka, lihatlah. Di atas ini adalah foto kami, pada saat menyebarkan Poster KC 2009 di berbagai sudut kota Semarang. Tak hanya menyebarkan poster-KC 2009-fisik di Semarang saja, para KeSEMaTERS, IKAMaTERS dan KeMANGTEERS yang berdomisili di luar Semarang-pun, telah berbaik hati membantu kami dalam menyebarkan poster-poster KC 2009 ke seluruh provinsi di Indonesia. Lalu, tak lupa poster-KC-non fisik juga telah kami sebarkan melalui Jaringan KeSEMaTONLINE yang memang memiliki networking sangat luas.

KC 2009 sendiri, adalah sebuah usaha kami untuk menyebarluaskan pengetahuan dan informasi mangrove kepada adik-adik kami, yaitu para pelajar SMA dan SMK di seluruh Indonesia. Kami ingin mengetahui sampai sejauh mana ilmu mangrove telah dimiliki oleh para rekan-rekan muda kami, ini. Sebuah pemikiran bahwa pengelolaan mangrove tak melulu harus dibebankan kepada para generasi tua melainkan juga wajib dimengerti oleh para generasi muda, membuat kami merasa terpanggil untuk menyelenggarakan KC 2009, yang mencoba untuk menampung dan menyeleksi artikel-artikel mangrove yang berkonsep aplikatif untuk kemudian dipilih dan disaring pemenangnya, guna kami jadikan sebuah media publikasi di dalam Jaringan KeSEMaTONLINE. Hal ini, semata-mata bertujuan agar para siswa/siswi lainnya di Indonesia dan dunia terinspirasi untuk mulai bersama-sama melakukan hal yang sama.

Siang malam, kami telah bekerja. Seolah tak pernah lelah, beberapa artikel mangrove yang telah masuk, mulai kami seleksi. Penentuan artikel mangrove terbaik versi kami, sebenarnya tidak terlalu berat. Sebuah kisah inspiratif tentang sebuah pergerakan mangrove yang akan, sedang dan telah dilakukan oleh para pelajar SMA dan SMK di berbagai pesisir Indonesia, itulah yang kami cari. Menurut sebuah survei yang telah kami lakukan beberapa waktu yang lalu dalam sebuah program mangrove, yaitu Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, mengisyaratkan bahwa adik-adik kami itu, ternyata juga telah memiliki inisiatif yang tinggi dalam menyelenggarakan sebuah Gerakan Rehabilitasi Mangrove Mandiri (GERMANDI). Organisasi intra sekolah mereka seperti OSIS dan Pramuka, misalnya, tercatat telah beberapa kali mengadakan program penanaman mangrove dengan konsep yang sederhana.

Maka, untuk menampung “gejolak” konservasi mangrove mereka yang menggebu inilah, kami berniat untuk mewadahi cerita-cerita inspiratif pergerakan mangrove mereka di dalam KC 2009, ini. Sebuah penghargaan atas inisiasi dan kinerja mereka dalam turut serta merehabilitasi ekosistem mangrove di Indonesia ini, kiranya sudah sewajibnya kita dukung, hargai dan apresiasi penuh. Sampai dengan artikel ini ditulis, sudah ada puluhan artikel mangrove yang masuk. Kami berharap, dengan jangka waktu pengiriman artikel mangrove yang kurang lebih sebulan penuh, maka akan lebih banyak lagi kisah-kisah inspiratif yang bisa ditulis oleh adik-adik kami, para pemuda dan pemudi penerus pergerakan mangrove kita, ini. Salam MANGROVER!

September 17, 2009 | 12:09 PM Comments  0 comments

Tags:


Pengajaran Mangrove dan Sosialisasi KeSEMaTCOMPETITION 2009 di SMA DON BOSCO Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 15 September 2009, KeSEMaT kembali melakukan Pengajaran Mangrove dan Sosialisasi KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009 (PMSKC 2009). Kali ini, para KeSEMaTERS mengajar mangrove dan menyosialisasikan KC 2009 kepada para pelajar SMA DON BOSCO Semarang. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB – 12.00 WIB.

Dalam kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Sdr. Indriatmoko (Presiden), Sdr. Abdul Rohman Zaky (MENDIKTAN), Sdr. Radich Arief Nugroho (Anggota), Sdr. Dian Purnama (Anggota) dan Sdr. Oky Yuripa Pradana (Anggota).

PMSKC 2009 yang diikuti tidak kurang dari dua puluhan siswa/siswi SMA DON BOSCO ini, dimulai dengan pengajaran mangrove, berupa penyajian presentasi “Mari Belajar Mangrove,” yang disajikan oleh Sdr. Abdul Rohman Zaky. Selanjutnya, setelah pengajaran mangrove selesai dilaksanakan, maka diikuti dengan presentasi tentang KC 2009 yang disampaikan oleh Sdr. Indriatmoko.

Dalam presentasi “Mari Belajar Mangrove” dan KC 2009, kedua KeSEMaTERS menjelaskan kepada para siswa/siswi SMA DON BOSCO bahwa mangrove tidak hanya berfungsi bagi masyarakat yang hidup di wilayah pesisir, saja. Sebaliknya, mangrove juga berguna sebagai penyerap karbon yang melindungi semua manusia yang ada di bumi dari dampak buruk pemanasan global. Di akhir acara, para KeSEMaTERS mengajak para pelajar untuk mengikuti KC 2009, yaitu sebuah lomba penulisan artikel mangrove tingkat SMA dan SMK se-Indonesia.

September 16, 2009 | 12:09 PM Comments  0 comments

Tags:


« previous 5


KeSEMaT's Profile

KeSEMaT's Friends


Latest Posts
Mari Bersama...
MANGROVER, Ayo Terus...
Press Release,...
KeSEMaTER Gathering di...
KeSEMaT Hadiri Ulang...

Monthly Archive
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
June 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
November 2011
December 2011
January 2012
February 2012

Change Language


Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove

Filter By Type
Travel
Topics

Friends
Abdullah Ali Hbahbeh
Adam MacIsaac
Anita
Bhattarai Ganga
Bhuwan
Christopher Walter
Damian Profeta
Dave Matthews
Diogo Andre
GSimon
harya
Michael Furdyk
Mohamed Elkashash
saevul amri
Shakti

Links
KeSEMaTPORTAL


169543 views
Important Disclaimer