TIGblogs TIG | TIGblogs GROUP TIGBLOGS LOGIN SIGNUP
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT UNDIP - My Blog
Avicennia. Konsumsi, Konservasi dan Ekonomi, Sama Baiknya


Semarang - KeSEMaTBLOG. Bagi yang belum tahu bentuk buah salah satu jenis mangrove yang bernama Avicennia, di samping ini adalah buah-buah Avicennia yang sedang dibibitkan di polybag. Bentuk buahnya bulat pipih, seukuran dengan kacang mede. Sebagai informsi, bentuk buah yang demikian ini, disebut sebagai tipe buah “kriptovivipari,” karena kecambahnya masih berada di dalam kulit buah. Avicennia di masyarakat kita sering disebut sebagai Api-api. Di Demak, salah satu kota yang berada di Jawa Tengah, masyarakat pesisir sana, biasa mengkonsumsinya dengan cara dimasak terlebih dahulu menjadi “urap.” Caranya, buah Api-api direndam hingga hilang kadar racunnya, lalu direbus, dicampuri garam dan bumbu lainnya. Setelah itu, barulah ditaburi dengan parutan kelapa muda. Rasanya asin, manis dan gurih. Lezat sekali!

Bagi yang tak suka mengkonsumsinya, maka Avicennia dengan sistem perakarannya yang rapat, seringkali diikutkan oleh para konservasionis untuk mendampingi Rhizophora dalam merehabilitasi wilayah pesisir. Akar-akar pensil yang mencuat dari atas tanah, terbukti mampu menjebak sedimen dan membuat daratan baru di lahan-lahan terabrasi. Tak hanya ditanam di lokasi abrasi saja, di Tugu Semarang dan Menco Demak, Api-api juga seringkali ditemukan berjajar rapi di pematang pertambakan ikan dan udang. Rupanya, para petani tambak setempat sudah tahu akan faedah Avicennia dalam turut serta menjaga sistem ekologi tambak, yaitu sebagai penyubur tambak dan pencegah tambak berlubang.

Pada saat masih berada di kebun bibit, Avicennia nampak seperti foto di atas. Di dalam puluhan polybag hitam, buah-buah Avicennia nampak mulai tumbuh dan berkecambah. Pembibitannya tidak terlalu sulit, perlakuannya hampir sama dengan jenis mangrove lainnya. Di Rembang, pembibitan Avicennia dilakukan di kebun bibit dengan substrat pasir berlumpur. Penyiraman dilakukan dengan air tawar, dua kali sehari setiap pagi dan sore. Setelah tiga bulan kemudian dan buah Api-api nampak berakar, bibit dipindah ke dalam polybag dan diletakkan di bedeng berkanopi di lokasi pasang surut sampai dengan tiga bulan berikutnya. Setelah itu, untuk mempersiapkan penanaman, sebulan sebelumnya, kanopi dibuka terlebih dahulu untuk memberikan kesempatan bibit Api-api beradaptasi dengan lingkungannya.

Bibit Api-api, secara ekonomi juga menguntungkan bagi masyarakat pesisir. Bibit Api-api yang dijual (lelang) hingga harga Rp. 1500,- mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir di Pulau Jawa. Di Rembang dan hampir sebagian besar wilayah pesisir di pantai Utara Jawa, saat ini bermunculan para kelompok tani yang mengusahakan pembibitan mangrove, tak terkecuali KeSEMaT, yang memiliki kebun persemaian bibit mangrove di Desa Teluk Awur, Jepara. Pada umumnya, mereka melayani pesanan dari para pelaksana program rehabilitasi mangrove di berbagai wilayah di Indonesia. Dari semua fakta ini, terbukti bahwa digunakan untuk keperluan konsumsi, konservasi dan ekonomi, Api-api memiliki fungsi yang sama baiknya. Subhanallah. Salam MANGROVER!

November 13, 2009 | 4:11 AM Comments  0 comments

Tags:
You must be logged in to add tags.


KeSEMaT's Profile

KeSEMaT's Friends


Latest Posts
Mari Bersama...
MANGROVER, Ayo Terus...
Press Release,...
KeSEMaTER Gathering di...
KeSEMaT Hadiri Ulang...

Monthly Archive
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
June 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
November 2011
December 2011
January 2012
February 2012

Change Language


Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove

Filter By Type
Travel
Topics

Friends
Abdullah Ali Hbahbeh
Adam MacIsaac
Anita
Bhattarai Ganga
Bhuwan
Christopher Walter
Damian Profeta
Dave Matthews
Diogo Andre
GSimon
harya
Michael Furdyk
Mohamed Elkashash
saevul amri
Shakti

Links
KeSEMaTPORTAL


169442 views
Important Disclaimer