TIGblogs TIG | TIGblogs GROUP TIGBLOGS LOGIN SIGNUP
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT UNDIP - My Blog
Gila! Ini abrasi atau jurang?

Lihatlah foto di samping ini. Foto ini sengaja kami tampilkan untuk memenuhi banyaknya permintaan dari masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana kondisi terakhir, abrasi pantai di pesisir Trimulyo, Genuk Semarang. Foto ini diambil oleh KeSEMaT di bulan Juli 2008. Tanpa banyak komentar lagi, Anda bisa melihat sendiri, karena pembukaan lahan dan reklamasi pantai menjadi areal pertambakan dan daerah industri, telah terjadi abrasi pantai yang sangat sangat sangat parah. Bahkan abrasi telah merubah pesisir pantai dan daratan menjadi sebuah jurang kecil nan dalam kurang lebih 2 meter-an! Kalau tak hati-hati, jalan di pesisir Genuk ini, bahkan bisa mengancam jiwa, setiap orang yang lalu-lalang di wilayah ini.

Selanjutnya, yang di atas tanah itu adalah para KeSEMaTERS yang sedang melakukan pekerjaan distribusi bibit ke lokasi penanaman pada saat program Mangrove Restoration 2008: Penyuluhan, Penanaman dan Penyulaman Mangrove, dilaksanakan. Usaha penanaman mangrove yang mulai diinisiasi oleh KeSEMaT untuk melindungi pesisir dan mengurangi dampak abrasi-parah di Genuk ini, kiranya akan mendapatkan tantangan yang sangat berat mengingat abrasi yang terjadi di sana sudah dalam taraf yang sangat mengkhawatirkan.

Namun demikian, pekerjaan sekecil apapun yang telah kami coba untuk lakukan, semoga saja bisa berguna bagi pesisir Genuk, demi “menyembuhkannya” dari abrasi dan ketidakproduktifan tanahnya, karena unsur haranya telah “terserap habis” oleh pertambakan, yang kinipun terbengkalai.

Abrasi, memang sudah begitu “mencengkeram erat”wilayah pesisir di Semarang, ini. Lihatlah kembali foto di atas. Sebelah kiri adalah pertambakan dan sebelah kanan adalah kawasan industri Terboyo Semarang. Tak ada lagi yang namanya sabuk hijau atau green belt yang menurut aturan, seharusnya wajib dimiliki oleh setiap pesisir di Republik Indonesia, ini. Tak perlu ditanya, mengapa sabuk hijau tak pernah dibangun di lokasi ini. Kami kira, Anda juga sudah mengerti sendiri jawabannya.

Kami hanya berandai-andai, kalau saja setiap pesisir pantai di Indonesia seperti ini, bagaimana lagi masa depan pesisir Ibu Pertiwi, yang katanya elok ini (?). Tentu saja, kita tak ingin dicap sebagai bangsa yang tak becus mengurusi wilayah pesisirnya. Jangan sampai, pesisir kita elok, tapi pengaturan wilayah pesisirnya, jadi bahan olok-olok.

August 27, 2008 | 11:08 AM Comments  0 comments

You must be logged in to add tags.


KeSEMaT's Profile

KeSEMaT's Friends


Latest Posts
Mari Bersama...
MANGROVER, Ayo Terus...
Press Release,...
KeSEMaTER Gathering di...
KeSEMaT Hadiri Ulang...

Monthly Archive
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
June 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
November 2011
December 2011
January 2012
February 2012

Change Language


Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove

Filter By Type
Travel
Topics

Friends
Abdullah Ali Hbahbeh
Adam MacIsaac
Anita
Bhattarai Ganga
Bhuwan
Christopher Walter
Damian Profeta
Dave Matthews
Diogo Andre
GSimon
harya
Michael Furdyk
Mohamed Elkashash
saevul amri
Shakti

Links
KeSEMaTPORTAL


169393 views
Important Disclaimer