TIGblogs TIG | TIGblogs GROUP TIGBLOGS LOGIN SIGNUP
KeSEMaT UNDIP - My Blog
KeSEMaT UNDIP - My Blog
“Tetralogi” Teluk Awur

Pada tanggal 15 September 2008 ini, KeSEMaT kembali mengadakan program KeSEMaT Goes To Arboretum (KGTA)-nya, yaitu sebuah kegiatan pemantauan dan pemeliharaan bibit-bibit mangrove, hasil Mangrove Cultivation (MC) 2008 dan Mangrove REpLaNT (MR) 2008, di Teluk Awur Jepara. KGTA memang selalu diadakan oleh KeSEMaT secara kontinyu untuk menjaga kelulushidupan bibit-bibit mangrove yang telah ditanam. Selebihnya, KGTA juga dilakukan sebagai sebuah tanggung jawab KeSEMaT kepada mangrove yang telah banyak berjasa kepada umat manusia.

Pada KGTA kali ini, KeSEMaT membagi aktivitasnya menjadi empat buah kegiatan sehingga membentuk sebuah “Tetralogi”. “Tetralogi” ini tergambar jelas dalam foto di atas. Keempat aktivitas tersebut adalah (1) Memonitoring hasil pembibitan MC 2008 - Foto 1, (2) Memonitoring hasil penanaman MR 2008 - Foto 2, (3) Membibitkan Bruguiera gymorhiza - Foto 3, dan (4) Mendokumentasikan penebangan pohon mangrove yang marak terjadi (lagi) di Teluk Awur Jepara - Foto 4.

Memonitoring hasil pembibitan MC 2008 - Foto 1
Lihatlah foto 1. Seratus persen bibit-bibit mangrove yang telah dibibitkan oleh para peserta MC 2008, hidup!. Bibit mangrove yang tersisa, seperti yang terlihat pada foto di atas adalah dari jenis Ceriops decandra. Bibit mangrove lainnya, telah ditanam oleh para peserta MR 2008 pada bulan Juli, lalu.

Monitoring terakhir bibit MR 2008 - Foto 2
Kondisi terakhir bibit MR 2008 tak berbeda jauh dengan kondisi bibit MC 2008. Lihatlah foto 2, tak ada satupun bibit mangrove yang mati. Semuanya tegap berdiri terikat rafia dan ajir. Hal ini membuat kami senang, karena penanaman mangrove kami kembali mendapatkan hasil yang maksimal.

Penanaman Bruguiera gymnorhiza - Foto 3
Tak hanya memonitoring bibit MC 2008 dan MR 2008, saja. KeSEMaT juga mencoba melakukan penanaman bibit mangrove jenis Bruguiera gymnorhiza sebanyak 50-an buah, yang didatangkan langsung dari Bali. Sebenarnya, mangrove jenis ini, sudah pernah didatangkan oleh KeSEMaT dari tempat yang sama, di tahun 2005 yang lalu.

Namun dari puluhan bibit yang ditanam, sayang sekali hanya tersisa tiga buah bibit Bruguiera saja, yang mampu bertahan hidup sampai dengan sekarang. Lainnya, mati. Untuk itulah, pada tanggal 15 September 2008, KeSEMaT kembali mengadakan pembibitan Bruguiera dengan metode dan teknik yang disempurnakan, dengan harapan, kali ini akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan maksimal. Semoga.

Mendokumentasikan penebangan pohon mangrove yang marak terjadi (lagi) di Teluk Awur Jepara - Foto 4
Sementara itu, aktivitas keempat merupakan aktivitas yang membuat kami sedih. Senang memang, bisa membuat dokumentasi tentang penebangan pohon mangrove di sekitar Arboretum KeSEMaT dan menginformasikannya kepada Anda. Namun, kami sedih begitu melihat tanaman mangrove kami yang sudah berumur enam tahun, yang sudah-juga kami rawat dengan susah payah-nya, akhirnya ditebang begitu saja, dalam hitungan menit.

Seperti yang sudah berkali-kali, kami curhatkan kepada Anda, bahwa kenyataan-kenyataan seperti ini, selalu saja membuat kami trenyuh dan prihatin. Karena sampai dengan sekarang ini, kok masih saja ada oknum masyarakat yang belum mengerti akan arti pentingnya tanaman pesisir, ini. Cermatilah foto 4 di atas. Penebangan telah dilakukan beberapa sentimeter di atas akar-akar Rhizophora.

Kami tak ingin mencoba menyalahkan oknum masyarakat yang selalu saja melakukan penebangan. Kami lebih menyalahkan diri kami sendiri yang tidak pernah bisa maksimal dalam melakukan penyadaran kepada masyarakat Teluk Awur akan pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan mereka.

Kami hanya berdoa, dibalik semua keterbatasan kami, kami bisa bekerja lebih maksimal lagi, di masa yang akan datang. Sehingga, praktek-praktek penebangan seperti ini, kalaupun tidak bisa diberantas, minimal bisa diperkecil persentasenya.

Demikian sebuah “Tetralogi” Teluk Awur. Semoga bermanfaat dan memberikan jawaban yang berarti bagi masyarakat yang seringkali menanyakan tentang bagaimana kondisi terakhir bibit MC 2008 dan MR 2008. Salam MANGROVER!

September 16, 2008 | 10:09 AM Comments  0 comments

You must be logged in to add tags.


KeSEMaT's Profile

KeSEMaT's Friends


Latest Posts
Mari Bersama...
MANGROVER, Ayo Terus...
Press Release,...
KeSEMaTER Gathering di...
KeSEMaT Hadiri Ulang...

Monthly Archive
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011
February 2011
March 2011
April 2011
May 2011
June 2011
July 2011
August 2011
September 2011
October 2011
November 2011
December 2011
January 2012
February 2012

Change Language


Tags Archive
belajarmangrove beritaterbarukesemat ceritamangrovekesemat cerpenmangrove jualanmangrove kesematinformationcenter mangrovearticle tanyajawabmangrove

Filter By Type
Travel
Topics

Friends
Abdullah Ali Hbahbeh
Adam MacIsaac
Anita
Bhattarai Ganga
Bhuwan
Christopher Walter
Damian Profeta
Dave Matthews
Diogo Andre
GSimon
harya
Michael Furdyk
Mohamed Elkashash
saevul amri
Shakti

Links
KeSEMaTPORTAL


169381 views
Important Disclaimer